Was-Was Menjelang Akad Nikah? Hati-Hati!

Rabu, 28 September 2016

advertisement
daftar persiapan resepsi pernikahan lengkap

Tanggal pernikahan udah ditetapin, dekorasi udah disiapin, katering udah dipesan, undangan juga udah disebar. Semua yang ada di daftar persiapan resepsi sempurna udah dilakuin tapi kenapa rasanya masih ada yang kurang ya?

Kalau itu yang kamu rasain saat ini, hati-hati! Jangan-jangan itu pertanda! Periksa 5 hal berikut dan pastikan semuanya baik-baik saja! 

1: HATIMU

Kamu mungkin udah siapin yang terbaik untuk resepsimu yang cuma beberapa jam itu tapi bagaimana dengan hatimu? Jika kamu gagal menyiapkan resepsi, kamu mungkin akan ditertawakan teman-temanmu tapi jika kamu gagal menyiapkan hatimu, menertawakanmu pun teman-temanmu tidak akan sanggup.

Apakah kamu butuh kegantengan setiap hari? Butuh makan tiap hari? Atau butuh bimbingan tiap hari? Pastikan dia cukup dewasa karena kamu sedang milih pemimpin hidup kamu! Berharap orang yang tidak baik dapat berubah itu boleh tapi menggantungkan nasib kita pada perubahan yang belum pasti jangan!

2: PANDANGANMU

Cinta gak secengeng itu
Kalau kamu mengira cinta hanya sebatas apa yang kamu tonton dalam drama Korea dan dongeng Disney, kamu salah besar. Berharap terlalu tinggi hanya mengakibatkan ambang batas kecewamu menjadi semakin rendah. Kalau masih cengeng begitu, saya cuma bisa bilang belajar lagi ya!

3: HARTA

Harta itu gak perlu dikhawatirkan
Banyak orang bilang agar kamu mengkhawatirkan pekerjaan calon pasanganmu tapi aku tidak. Rejekimu telah terbang, naik bus dan menyewa ojek untuk bisa sampai di depan pintu rumahmu. Tugasmu hanya tinggal membuka pintu dan membiarkannya masuk. Dan tentu saja pintu itu adalah pernikahan.

Umar pernah bilang, “Aku heran pada laki-laki miskin yang tidak mau menikah.” dan itu berarti [link: cara bujuk orang tua memahami kondisi keuangan calon suami]

Bersambung ke bagian dua.
 

Tulisan Populer

BERLANGGANAN VIA EMAIL

Selalu ketinggalan tulisan terbaruku? Tinggalkan saja alamat emailmu! Jadi aku bisa memberitahumu tiap kali sebuah tulisan baru terbit.