Kriteria Istri Idaman Setiap Lelaki

Sabtu, 22 November 2014

advertisement

kriteria karakter dan sifat istri baik idaman laki-laki

Setiap laki-laki pasti punya kriteria istrinya masing-masing dan itu bisa saja berbeda. Tapi ada beberapa hal yang hampir dapat dipastikan sama. Misalnya:

Tidak harus cantik tapi nyaman dilihat (tidak berdandan seperti badut juga)

Siapa sih yang gak mau yang cantik, tapi itu bonus lah.. Kalau kita nyari kecantikan lama-lama juga bosen. Menurutku cantik itu gak dinilai dari wajanya (saja) tapi lebih berat ke kelakuan dan sikap. Aku suka gadis yang anggun.

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Umar ibnul Khaththab radhiyallahu ‘anhu : “Maukah aku beritakan kepadamu tentang sebaik-baik perbendaharaan seorang lelaki, yaitu istri shalihah yang bila dipandang akan menyenangkannya, bila diperintah akan mentaatinya, dan bila ia pergi si istri ini akan menjaga dirinya.” (HR. Abu Dawud)

Patuh sama suami

Aku bukan otoriter tapi memang perempuan yang paling menyenangkan adalah ketika ia mengakui otoritas kita sebagai imamnya sepenuhnya, dan berkata “inginmu adalah inginku”. Kesukarelaan istri yang hebat. Dalilnya sama seperti di atas.

Teduh dan nyaman saat bersamanya

Bahkan disaat paling panas pun, ia tetap bisa menenangkan.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Maukah aku beritahukan kepada kalian, istri-istri kalian yang menjadi penghuni surga yaitu istri yang penuh kasih sayang, banyak anak, selalu kembali kepada suaminya. Di mana jika suaminya marah, dia mendatangi suaminya dan meletakkan tangannya pada tangan suaminya seraya berkata : “Aku tak dapat tidur sebelum engkau ridha.” (HR. An-Nasai)

Baik agamanya sehingga untuk urusan rumah tangganya akan lebih mudah

Sungguh sulit membina rumah tangga jika kewajiban-kewajiban dasar dalam agama saja si istrinya belum mengerti. Ada perempuan yang disuruh pakai jilbab yang bagus aja susah, waktu diprotes jangan bawa yang bukan muhrim ke rumah dia protes balik, dan pas minta anak ke dua aja susah. Ampun deh kalau yang begitu. Naudzubillah.
Ketika Umar ibnul Khaththab radhiyallahu ‘anhu bertanya kepada Rasulullah Shalallahu’alaihi wa sallam : “Wahai Rasulullah, harta apakah yang sebaiknya kita miliki ?”
Beliau Shalallahu ‘alaihi wa sallam menjawab : “Hendaklah salah seorang dari kalian memiliki hati yang bersyukur, lisan yang senantiasa berdzikir dan istri mukminah yang akan menolongmu dalam perkara akhirat.” (HR. Ibnu Majah)
“ Masuklah kamu ke dalam Surga, kamu dan pasanganmu akan digembirakan” (QS Az Zukhruf 70)

Menjaga penampilannya

Ini telah kubuat jadi tulisan, aku tidak suka perempuan yang berdandan saat pergi ke pesta tapi “apa adanya” saat suaminya pulang. Baca Kenapa Perempuan berdandan.
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barang siapa memakai pakaian yang berlebih-lebihan, maka Allah akan memberikan pakaian kehinaan dihari akhir nanti.” (HR. Abu Daud)

Tidak meninggi di depan suami

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga pernah bersabda : “Allah tidak akan melihat kepada seorang istri yang tidak bersyukur kepada suaminya padahal dia membutuhkannya.” (HR. An-Nasai) 

Bukan wanita karir

Memang sih sekarang zamannya emansipasi (baca: Emansipasi Kebablasan) tapi bagaimanapun sedapat mungkin aku ingin mendapat istri yang bisa tinggal di rumah. Seperti yang pernah kukatakan, “ISTRI YANG BEKERJA BAGIKU SAMA SEPERTI SUAMI YANG POLIGAMI BAGI KALIAN.”
Dari ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi Shallallahu’alaihi wa Sallam, beliau bersabda (artinya): “Sesungguhnya wanita adalah aurat. Sehingga ketika ia keluar rumah, ia akan disambut oleh syaithan. Dan kondisi yang akan lebih mendekatkan dirinya dengan Rabbnya adalah ketika ia berada di rumahnya.” (HR. Ibnu Khuzaimah; Shahih)

Tidak harus yang pandai bersyukur juga sih tapi setidaknya jangan yang tukang mencela

Masalahnya adalah kebanyakan perempuan, akan menilai seseorang jelek sama sekali, total, absolutely bad, tidak ada kebaikannya sama sekali, jika sekali saja kamu melakukan perbuatan jelek padanya. Tapi kabar baiknya adalah, ciri-ciri calon istri yang seperti ini mudah dikenali sejak dari masa gadisnya. Jadi hindarilah sebisanya.
Rasulullah bersabda, “Aaku melihat neraka maka tidak pernah aku melihat pemandangan seperti ini sama sekali, aku melihat kebanyakan penduduknya adalah kaum wanita.” Shahabat pun bertanya : “Mengapa (demikian) wahai Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam?” Beliau Shalallahu ‘alaihi wassalam menjawab : “Karena kekufuran mereka.” Kemudian ditanya lagi : “Apakah mereka kufur kepada Allah?” Beliau menjawab : “Mereka kufur terhadap suami-suami mereka, kufur terhadap kebaikan-kebaikannya. Kalaulah engkau berbuat baik kepada salah seorang di antara mereka selama waktu yang panjang kemudian dia melihat sesuatu pada dirimu (yang tidak dia sukai) niscaya dia akan berkata: ‘Aku tidak pernah melihat sedikitpun kebaikan pada dirimu.’ ” (HR. Bukhari dari Ibnu Abbas radliyallahu ‘anhuma)

Pada akhirnya hanya kekayaan, kecantikan dan kemuliaan tidak bisa menggantikan mereka yang punya agama. Ada batasan jelas antara mereka yang akan menjagamu dan mereka yang akan membawamu ke neraka, tinggal pilih. Dan satu-satunya yang perlu kulakukan adalah memantaskan diri untuk perempuan yang seperti itu, yang tentunya tak perlu kuberitahu gimana caranya. Gimana wanita idamanmu?
 

Tulisan Populer

BERLANGGANAN VIA EMAIL

Selalu ketinggalan tulisan terbaruku? Tinggalkan saja alamat emailmu! Jadi aku bisa memberitahumu tiap kali sebuah tulisan baru terbit.